Media Investigasi | Mengungkap Fakta Dalam Berita

Sumbar

Daerah

Nasional

Covid19

Video

Kamis, 24 September 2020

SR – Labuan Tampil Dengan Memakai Pakaian Adat Minangkabau


 Dharmasraya – mediainvestigasi.com -Mengedepankan kebudayaan daerah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Dt. Labuan memakai baju adat Minangkabau. Saat mengikuti proses pencabutan nomor urut, Kamis, (24/09) di Auditorium kantor Bupati Dharmasraya.

Ini membuat pemandangan yang berbeda dari pasangan calon lainnya, yakni pasangan Panji Mursyidan dan Yosrizal yang memakai baju adat melayu berwarna abu-abu.

Menurut Sutan Riska Tuanku Kerajaan, pakaian yang digunakannya adalah pakaian yang digunakan Raja Koto Besar. Inilah salah satu alasan Sutan Riska Tuanku Kerajaan menggunakan pakaian adat saat pengambilan nomor urut yang digelar oleh KPU Dharmasraya, agar memperkenalkan kebudayaan Koto Besar dan ingin tampil beda saat pengambilan nomor urut.

“Kita harus bangga akan baju adat daerah kita. Dan kita harus terus memperkenalkan baju adat kebesaran daerah kita kepada seluruh masyarakat,” ungkap Riska.(why)

Proses Pengundian Yang Dilaksanakan Oleh KPU Dharmasraya Pasangan SR - Labuan Dapat Nomor Urut 2


 DHARMASRAYA – mediainvestigasi.com - Dua pasangan calon telah mendapatkan nomor urut dalam Rapat Pleno terbuka Pengundian nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya di gedung Auditorium Kantor Bupati, Kamis (24/09).

Masing-masing paslon mengambil nomor urut secara berurutan. Pasangan Sutan Riska Tuanku Kerajaan (SR) dan Dasril Panin Dt. Labuan mendapatkan nomor urut 2, sedangkan pasangan Panji Mursyidan dan Yosrizal mendapatkan nomor urut 1. 

Pasangan SR – Labuan yang mendapatkan nomor urut dua, terlihat sangat bahagia dan senang. Pasalnya, harapan dan keinginannya untuk mendapatkan nomor dua akhirnya terwujud juga. Karena nomor dua dapat diartikan sebagai dua periode, atau dua kali memimpin Kabupaten Dharmasraya untuk mewujudkan Kabupaten Dharmasraya lebih baik dan berkembang lagi.

“Alhamdulillah kita mendapatkan nomor urut dua, yang artinya insya allah kita akan dua periode. Untuk melanjutkan pemerintahan untuk periode selanjutnya. Mudah-mudahan harapan kita bersama ini dapat segera terwujud, untuk melanjutkan pembangunan yang saat ini masih dalam proses ataupun pembangunan yang akan dilakukan,” ungkap Sutan Riska yang diaminkan oleh Dt. Labuan. (Why)

kedatangan PLT baru di desa bontoparang Syaharuddin.S.sos di sambut hangat oleh anggota BPD dan aparat desa

 Takalar-sulsel.mediainvestigasi.com - kedatangan PLT baru desa bontoparang Syaharuddin.S.sos yang di sambut oleh seluruh anggota BPD dan aparat desa dengan ucapan selamat datang di kantor desa bontoparang pak desa

ketua BPD nombong dg ngitung menaruh 

  harapan semoga Syaharuddin.S.sos dg ngasa bisa bersinergi dengan BPD dan aparat desa karna PLT kita ini baru hari ini masuk kantor 

walaupun baru dg ngasa adalah seorang yang berpengalaman di pemerintahan desa karna dia Parna menjabat sebagai sekretaris desa dan perna juga menjadi PLT di desa pattopakang kecamatan Mangarabombang (marbo) saya berharap kepada dg ngasa bisa menbuat desa bontoparang lebih maju dan bermartabat tutupnya

Dan sekertaris desa (sekdes) desa bontoparang Ramli.S.pdi yang biasa di sapa dg Lallo juga mengatakan muda2han dengan adanya PLT baru kita ini bisa membuat desa bontoparang semakin berkembang karna dg ngasa ini saya kenal berpengalaman di pemerintahan desa 

dia juga orangnya bermasyarakat sengat murah senyum dan ramah terhadap masyarakat muda2han PLT baru energi baru serta ide2 yang baru untuk bontoparang yang libeh baik lagi tutupnya sambil tersenyum

dan masyarakat desa bontoparang Adi dg silele sekalikus KAPERWIL provinsi Sulawesi Selatan di Mediainvestigasi.com menaruh harapan kepada Syaharuddin.S.sos dg ngasa agar desa bontoparang bisa lebih baik dari sebelumnya.(Kasmi dg bale kabiro takalar/tim)

Front Perjuangan Rakyat Peringati Hari Tani dengan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law


Bantaeng.mediainvestigasi.com

Hari ini tepatnya 24 September 2020 merupakan Hari Tani Nasional. Momentum tersebut tentunya tidak dilewatkan begitu saja. Aliansi yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) menggelar aksi damai dengan menyuarakan aspirasinya Di Depan Kantor Bupati Bantaeng Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Aksi demonstrasi tersebut dipimpin oleh Lk. ARJUNA dengan jumlah massa sekitar 30 orang.

Massa berkumpul Di Sekret PMII di jalan lingkar baru terus bergerak di depan Stadion m

Mini Lamalaka untuk parkir kendaraan dan longmarch Ke Kantor DPRD dan Bupati Bantaeng.

Mereka menyuarakan terkait kelangkaan Pupuk bersubsidi yang terjadi di Kabupaten Bantaeng. Dimana kebutuhan Pupuk di Kabupaten Bantaeng ini mencapi kurang lebih 13.000 ton dan yang ada hanya kurang lebih 7000 ton. Oleh-nya itu mereka mendesak DPRD Bantaeng agar memberi solusi terkait kelangkaan Pupuk Bersubsidi itu. Pupuk non subsidi yang beredar dimasyarakat sekitar 250.000 dan itu membuat masyarakat semakin menjerit,ujar Arjuna selaku Koordinator Aksi.

Adapun Ormas yang tergabung dalam Aksi unjuk rasa oleh Front Perjuangan Rakyat (FPR) Bantaeng, antara lain :

a. Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Cabang Bantaeng.

b. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cab. Bantaeng.

c. Pembaru Indonesia Cabang Bantaeng.

d. Kelompok pecinta alam PENA (KPA PENA).

e. Kelompok pecinta alam Ujung Kemarau.

f. IKAPELA

g. Forum Pemuda Mahasiswa (FPM) Sulsel

h. GASPIRA

i. Karang taruna Takkang Bassia.

j. Fopenid.

k. Serikat Pemuda Mahasiswa Nusantara

 Adapun tuntutan aksi :

a. Menghentikan segala bentuk perampasan dan monopoli tanah.

b. Menghentikan Kriminalisasi terhadap rakyat.

c. Menstabilkan harga komuditas pertanian.

d. Menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian dengan harga terjangkau.

e. Memberikan subsidi pupuk bagi petani.

f. Menjamin akses air bagi petani yang rawan gagal panen.

g. Menghapus UKT, Cabut UU 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi / UU Dikti dan dijalankan pendidikan gratis bagi rakyat.

h. Wujudkan reforma agraria sejati dan bangun industrialisasi nasional yang mandiri dan berdaulat.

Aksi ditutup dengan Memberikan Pernyataan sikap sekaligus tuntutan Aliansi FPR dan diterima oleh H. Muh Yusuf dari Nasdem dan Dimas Darmadi dari PKB.(Akbar/tim)

Pendukung dan Simpatisan Kecewa Dengan Sikap KPU Solsel


Ketua LWI Solsel, KPU Juga Kotak-Kotakan Wartawan

Solsel, - MI -- Simpatisan dan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan kecewa, karena layar live streaming yang dijanjikan KPU Solok Selatan tidak dipasnag. 

Pantauan media diseluruh ruangan hingga ke halaman Kantor Bupati Solsel, tidak ada terlihat satupun layar live streaming yang disediakan oleh KPU, 

Sehingga simpatisan, masyarakat, tim pendukung termasuk Partai Politik yang hadir untuk melihat langsung kegiatan pengundian nomor urut calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Solsel di luar gedung, tidak bisa. 

"Saya kecewa, tadi saat saya tanya ke KPU. Live treaming atau layar bagi yang diluar kami sediakan pak, tapi kenyataannya tidak ada. Belum selesai Pilkada, KPU sudah berbohong," tegas Tokoh masyarakat Solok Selatan, Sutan Palindi kepada wartawan, Kamis (23/9) saat suasana pengundian nomor urut paslon di Kantor Bupati Solsel.

Kedatangannya, hanya untuk melihat dan mendengar kegiatan pengundian nomor urut calon. 

"Kondisi saat ini, kami hanya bisa ngobrol diluar. Sebab layar treaming itu tidak terlihat seperti dijanjikan KPU Solsel," paparnya. 

Hal yang sama juga dirasakan oleh tokoh masyarakat lainnya, Idil Fitri. 

Minimal katanya, harus ada layar, pemilu ini masyarakat harus banyak yang tahu. Setidaknya bisa didengar apa yang penyampaian di dalam, kalau gambar tidak bisa dilihat secara langsung. 

Bahkan jadwal mundur dari skedul, seharusnya pukul 09.00 wib pagi, tapi kenyataan di mulai pukul 10.12 wib.

"Saya sangat kecewa sekali, karena tidak bisa melihat kandidat dengan layar treaming yang dijanjikan KPU," ungkap Afriko Tim Paslon Khairuna-Yulian Efi. 

Begitu juga penyampaian tokoh masyarakat Kecamatan Sangir Batang Hari, Yuskal Malin Sati. Informasi akan diberikan layar bagi yang berada diluar gedung tidak ada. Awalnya 15 orang bisa masuk, sekarang dibatasi hanya 5 orang. 

Secara masyarakat ia mengaku kecewa dengan informasi diberikan KPU.

"Padahal anggaran livestreaking atau layar lebar anggarannya sudah ditetapkan sebelumnya, kenapa sekarang tidak ada. Tahap berikutnya, jangan beri lagi informasi yang mengecewakan," ujarnya.

Tokoh Millenial, Iqra, juga mengungkapkan, dalam pesta demokrasi masyarakat Solsel pada prinsipnya ingin menyaksikan. KPU diharapkan lebih konsisten menjanjikan tentang live streaming atau layar lebar disediakan diluar, seharusnya ada disediakan. Sehingga pendukung bisa mendukung tahapan pesta demokrasi ini.

"Saya sebagai kaum millenial kecewa, kedepannya jangan seperti ini lagi. Jangan berbohong lagi," paparnya. 

Bahkan, Ketua PWI Solok Selatan naik pitam, akibat ulah KPU Solok Selatan selalu mengotak-ngotakan wartawan. Bahkan disetiap tahun Pilkada, KPU hanya memilih wartawan yang memiliki hubungan terdekat saja.

"Kita kecewa dengan perlakuan deskriminasi terhadap wartawan, memilih wartawan yang terdekat saja disetiap kegiatan KPU," tegas Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon kepada wartawan, Kamis (24/9).

Dia menjelaskan, hari ini pengundian nomor urut calon Kepala Daerah, dia juga tidak dilibatkan KPU dan tidak boleh masuk melakukan peliputan. 

Namun hanya wartawan pilihan saja yang diundang, dan mendapatkan kokarde masuk ke ruangan aula kantor Bupati Solsel.

Namun saat ditanya, KPU selalu mengelak dan di kirim pesan singkat hanya menjawab dibatasi. 

"Kalau dibatasi tidak apa-apa, kita maklumi. Tapi mengapa hanya 4 saja wartawan di undang, semestinya diundang seluruhnya. Siapa yang akan masuk ke ruangan, biarlah rekan-rekan yang menentukan," paparnya.

PWI dan rekan-rekan pers akan terus mengawal kegiatan KPU. Termasuk netralitas KPU dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 ini.

Terpisah, Anggota KPU Solsel, Wilson Caniago saat dikonfirmasi mengatakan, silahkan saja wartawan komplen, tidak masalah baginya.

Dia menyebutkan, bukan di pilih-pilih, cuma dibatasi termasuk jumlah pengurus Parpol pengusung yang awalnya 17 orang, sekarang hanya menjadi 5 orang saja termasuk Paslon. 

Kenapa hanya diundang segelintir saja, kenapa tidak semua. Wilson tidak mau menjawabnya. 

Dia hanya menjelaskan, KPU wajib mematuhi protokol Covid-19 dan hadiran rekan-rekan wartawan tidak dibatasi, karena KPU juga menyediakan live traiming bagi yang diluar. 

"Bagi yang tidak kami undang, tidak boleh masuk ruangan. Kami telah sediakan layar live streaming diluar ruangan," terangnya. 

Adapun hasil pengambilan nomor urut Paslon Bupati /Wakil Bupati Solok Selatan, paslon H. Khairunas -Yulian Efi mendapat nomor urut 1, paslon H. Abdul Rahman - H. Rosman Efendi nomor 2, dan paslon Erwin Ali - Marwan Efendi mendapat nomor urut 3.

(Yun/red).


Danrem 091/ASN Siapkan Prajurit 611/Awang Long Operasi Hadapi Situasi dan Kontijensi Wilayah Kaltim


 SAMARINDA – MI - Dalam rangka melatih prajurit dalam pembinaan satuan dibidang latihan, baik latihan perorangan maupun latihan tingkat satuan maka Korem 091/ASN menyelenggarakan Latihan Tingkat Batalyon (Latisyon) yang dibuka secara langsung oleh Komandan Korem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P. M.Si di Lapangan Sepak Bola Makoyonif 611/Awl Jln. Soekarno Hatta KM. 2,5 Loa Janan, Kutai Kartanegara dengan menerapkan sesuai protocol kesehatan. Kamis, (24/09/2020).

Dalam Sambutan yang dibacakan Komandan Latihan (Danlat) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P. M.Si menuturkan, Yonif 611/Awl sebagai satuan tempur dibawah langsung Korem 091/ASN dituntut untuk selalu siap operasi dan digerakan dalam rangka menghadapi perkembangan situasi dan kontinjensi yang terjadi diwilayah Kaltim maupun seluruh wilayah NKRI.

Untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan baik perorangan maupun satuan maka di selenggarakan Latihan Taktis Tingkat Batalyon (Latisyon) yang diharapkan dapat mengantarkan pada standar kemampuan operasional sebagai Satuan Tempur yang handal dan terlatih.

Dalam simulasi latihan, Batalyon Infanteri 611/Awl melaksanakan operasi lawan gerilya di wilayah Kaltim dalam rangka mendukung tugas poko Kodam VI/Mlw. Agar latihan dapat berjalan dengan baik serta dapat tercapai sasaran latihan yang sudah ditentukan dalam direktif latihan, maka setiap prajurit dituntut untuk mampu mengaplikasikan teknik dan taktik.

Diharapkan dengan mekanisme latihan yang sudah direncanakan dan dipersiapkan oleh Korem 091/ASN selaku penyelenggara Lattis ini dapat bermanfaat untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel Yonif 611/Awl sebagai Satuan Tempur Korem 091/ASN, pungkasnya.

Sumber Penrem 091/ASN

RRI Medan Gelar Dialog Interaktif Dengan Poldasu Tentang Ketertiban, Keamanan Dan Ekonomi


 Medan - MI - RRI Medan gelar acara Dialog interaktif, Rabu (23/09/2020) sekitar pukul 16.00 WIB dengan pihak Polda Sumatera Utara.

Sebagai narasumber dari Polda Sumatera Utara Kabag. Bin Ops Dit Binmas AKBP Marudut Hutabarat SH, Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas AKBP Budiman SH. MH, yang didampingi dari Kaur Kemitraan Bid. Humas Poldasu Kompol Sahat Tarigan dengan topik, " Keamanan ketertiban masyarakat melalui penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional".

Sebagai presenter RRI Medan oleh Asma Lubis. di Pro 1 cannel 94.3 FM.

Terkait keamanan dan ketertiban di masa pandemi Covid-19 ini memang cukup rawan, hal ini terkait situasi ekonomi yang mengganggu kehidupan masyarakat dikarenakan melorotnya daya beli masyarakat yang derastis menurun tajam, disebabkan sumber pendapatan semakin lama semakin mengecil.

Banyak faktor penyebab terjadinya hal ini, diantaranya pemutusan hubungan kerja (PHK), melorotnya harga jual sehingga merugi bagi pengusaha lemah, sehingga kehabisan modal, terbatasnya pemanfaatan tenaga jasa dan lainnya.

Hal yang seperti ini akan meningkatkan angka pengangguran, dan ini harus diantisipasi agar dampaknya tidak menimbulkan konflik sosial serta keamanan, bahkan meningkatnya angka kriminal di masyarakat. Karena melonjaknya angka pengangguran maka potensi gangguan ketertiban dan keamanan selama masa Covid-19 ini cukup rawan, maka pihak kepolisian meningkatkan kinerja intelijen dan keamanan untuk memperkecil ruang terjadinya gangguan ketertiban dan keamanan, serta mengantisipasi ruang gerak terjadinya perbuatan kriminalitas.

Skema ekonomi harus benar-benar tepat dalam penerapannya, dan pihak Polri untuk melaksanakan ini telah menggandeng seluruh elemen, baik itu dari TNI, pemerintah daerah, BUMN, pihak pengusaha swasta agar turut dilibatkan, bahkan sampai pengawalan bansos agar tepat sasaran, serta turut terlibat dalam menciptakan ketahanan pangan.

Dalam dialog ini juga disampaikan Maklumat Kapolri terkait penerapan Protokol Kesehatan dalam Pilkada serentak 2020, dan tindakan tegas apabila adanya pelanggaran peraturan pemerintah tentang Protokol Kesehatan.

Dialog interaktif ini berjalan lancar, aman dan kondusif, dan pelaksanaannya sesuai dengan Protokol Kesehatan.(Ezl)

PENETAPAN NOMOR URUT PASANGAN CALON

Lampung,MI - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Way Kanan menggelar rapat pleno pengundian nomor urut Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Tahun 2020 di halaman kantor KPU setempat Kamis 24/9.

Rapat pleno dibuka Ketua KPU Way Kanan Penetapan berdasarkan hasil rapat pleno yang dihadiri Ketua KPU Refki Dharmawan dan anggota KPU Way Kanan Doan Endedi, I Gede Klipz Darmaja, Tri Sudarto dan Noprisyah Harianto.

Turut hadir Ketua DPRD Nikman, Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, Dandim 0427/WK Letkol Inf. AA. Gede Rama, Kajari Susilo, Sekkab Way Kanan Saipul, Ketua Bawaslu Way Kanan Yesi Karnainsyah.

Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan yang memimpin pleno menyampaikan tata tertib pengundian nomor urut, dimana disepakati sebelumnya paslon yang mengisi absensi lebih dahulu berhak lebih dahulu mengambil nomor antrian, lalu disepakati yang mendapat nomor antrian terkecil untuk lebih dahulu mengambil nomor urut paslon. Hasil pengundian nomor urut 1 untuk pasangan calon Juprius – Rina Marlina

dan nomor urut 2 untuk pasangan calon

Raden Adipati Surya – Ali Rahman l. 

Hasil pengundian dituangkan dalam Keputusan KPU Way Kanan Nomor: 76/PL.02.3-Kpt/1808/KPU-Kab/2020 tanggal 24 September 2020 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan 2020.

Pasangan calon juga membacakan pakta integritas untuk melaksanakan tahapan pilkada secara damai, mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan menjaga persatuan dan kesatuan. Sebagai simbol perdamaian pejabat yang hadir beserta pasangan calon melepaskan burung merpati. Pengundian didukung pengamanan dari Polri 120 personil, TNI 40 personil dan Sat Pol PP.(*)

Ini Makna Nomor Tiga Bagi Eka Putra - Richi Aprian


 Eka Putra: Tungku Tigo Sajarangan Kepemimpinan Ideal di Minangkabau

Batusangkar, ­– Pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Tanah Datar, Eka Putra-Richi Aprian bersyukur mendapatkan nomor urut tiga di Pilkada Tanah Datar. Sebab, makna angka tiga di Minangkabau sangat dalam.

“Tungku tigo sajarangan adalah bentuk kepemimpinan ideal di Minangkabau. Di dalamnya ada penghulu, alim ulama, cadiak pandai. Gabungan ketiga unsur ini saling bahu membahu bekerjasama meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eka Putra kepada media usai acara pencabutan nomor urut.

Kata Eka Putra, ketiga unsur pimpinan di Minangkabau melahirkan tali tigo sapilin. Jika tali sudah tigo sapilin, maka akan kuat dan bersatu. “Insya kepemimpinan seperti ini yang akan dilaksanakan Eka-Richi jika dipercaya masyarakat Tanah Datar,” ujar Eka Putra didampingi Cawabup Richi Aprian.

Sementara bagi Richi Aprian, nomor urut tiga juga memiliki makna dalam. Menurut dia, di Minangkabau dalam memilih pemimpin yang dilihat adalah 3T, yaitu Takah, Tageh, Tokoh. 

"Insya Allah, di pasangan Eka Putra-Richi Aprian ada unsur 3 T ini," jelas Richi. 

Sekadar diketahui, KPU Kabupaten Tanah Datar menetapkan 4 pasangan calon (paslon) yang akan berkontestasi pada Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Tanah Datar pada 9 Desember mendatang, Kamis (23/09/2020).

Ke-4 paslon itu masing-masing Nomor Urut (1) zuldafri Darma – Sultani, Nomor Urut (2) Jon Enardi – Syafruddin,

Nomor Urut (3) Eka Putra – Richi Aprian dan Nomor Urut (4) Betti Sadiq Pasadigoe – Edytiawarman.

Melalui surat keputusan ihwal penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar 2020, mereka pun berhak mengikuti tahapan pelaksanaan pilkada.

Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi, menerangkan, penetapan ke-4 Paslon tersebut didasarkan hasil verifikasi dan keabsahan berkas-berkas syarat yang diajukan para 8 individu itu sebelumnya.

“Semua syarat yang diajukan 4 bakal pasangan calon itu sudah kami verifikasi dan sesuai. Sekarang, mereka sudah ditetapkan sebagai pasangan calon,” tuturnya.

Pasca ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, ke-4 Paslon berikutnya akan menentukan urutan masing-masing untuk kontestasi mendatang.

Penentuan nomor urut diagendakan KPU pada Kamis (24/9/2020). Pasca memperoleh ‘nomor sakti’, mereka akan mulai berkampanye pada 26 September hingga 5 Desember mendatang.

Pada 6-8 Desember, kampanye dihentikan sebab dalam masa tenang. Pemungutan suara pun diagendakan pada 9 Desember 2020.

Lebih jauh pihaknya berharap, setiap Paslon dapat bertindak sebagai panutan dalam kontestasi yang fair dan bersih. Di sisi lain, mereka juga diharapkan mampu menggerakkan masyarakat menggunakan hak pilihnya.

“Selama pandemi ini, kami juga mengingatkan para Paslon untuk memberi contoh kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19,” tandasnya.

Miris' Suami Disiksa Didepan Mata Istri dengan tuduh maling Hanpond



SUNGGAL -  MI - Dituduh Mencuri HP, Andi (35) warg Jln Medan Binjai, Km 12 Gg Adil, Desa Muliyorejo, Kec Sunggal, Kab Deli Serdang Selasa Tanggal 15 September sekira Pukul 21,15 Wib diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang dari rumah kediamannya dan dijebloskan ke Mapolsek Sunggal yang bahkan Andi menjadi bulan bulanan oleh sekelompok penculik tersebut dan melakukan penganiayaan sebelum diserahkan ke pihak Polisi.

Sementar itu penculikan yang dilakukan pada korban Andi disebut-sebut atas suruhan inisial SA salah satu pengusaha warung nasi ayam peneyet yang berada di Jalan Medan-Binjai yang mengunakan jasa pereman yang tidak berkekuatan hukum. 

Data dan informasi yang diperoleh awak media ditudihnya Andi melakukan pencurian hingga dilakukan penganiayaan dan dijebloskan ke sel tahanan Polsek Sunggal terduga kuat terjadinya rekayasa laporan pengaduan kalau Andi diupayakan untuk dijadikan korban sebagai tersangka dalan kasus pencuria satu unit Hend Pone (HP).


Dari prosedur secara Hukum yang dilakukan sejumlah orang-orang yang terlibat dalam penjemputan secara paksa yang juga melakukan penganiayaan secara bersama-sama kepada korban Andi itu yang kita nilai suatu gerakan yang direncanakan dan ini tentunya merupakan suatu kejahatan yang terkoordinir dan melanggar hukum.

Sementara itu, pihak Kepolisian Polsek Sunggal yang menerima Andi dalam tuduhan kasus pencurian juga terindikasi kuat adanya persekongkolan upaya untuk menjerat korban sebagai tersangka.

Lihat saja, lanjut Imanuel ,"Andi dijemput paksa oleh sekelompok orang yang tak berwenang dari rumah kediaman korban dan dianiaya secara bersama-sama selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Sunggal pada Hari Selasa Malam Tanggal 15 September 2020.

Anehnya Polsek Sunggal menerbitkan surat perintah penangkapan dengan nomor SP.Kap/677/IX/RES/1.8/2020/Reskrim yang ditanda tangani oleh Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Hamdi,SH.,S.I.K.,M.H pada Tanggal 15 September 2020 dan ini dilihat penuh kejanggalan, sebab Andi bukanlah ditangkap oleh Polisi, melainkan diserahkan oleh masyarakat, sementara surat penangkapan oleh pihak Kepolisian terbit wajib sebelumnya harus ada laporan pengaduan dari masyarakat.

Yang lebih parahnya lagi, kalau pihak penyidik Polsek Sunggal yang menagani perkara ini sejak Andi diserahka ke Mapolsek Sunggal sama sekali tidak menyerahkan surat penahanan pada keluarga Korban, namun surat perintah penangkapan dan surat penahanan yang di keluarkan oleh penyidik Mapolsek Sunggal diserahkan kepada istri Andi pada hari Sabtu Tanggal 19 September 2020 disaat mencoba membuat laporan pengaduan terkait penjemputan paksa serta penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Dan bahkan penyidik memperbolehkan istri korban untuk bertamu menemui Andik pada Hari Selasa Tanggal 22 September 2020, itu pun dikarenakan didampingi kuasa hukum yg akan mendampingi korban dalam mencari keadilan, Ujarnya.

Sementara itu Istri korban Marsya Br.Ginting mengutarakan kronologis kejadian dan menjelaskan ,"bahwa peristiwa penculikan dan penganiayaan suami Saya Andi berawal atas tuduhan pencurian satu unit Henpone milik se-orang pengusaha ayam penyet yang berada di Jalan Medan-Binjai Km 12,7 dengan mengunakan jasa pereman, Kata Marsya.

Dijelaskan nya lagi ,"Berjumlah 5 orang pereman untuk menjemput Andi yang datang kerumah Kami yang langsung menuduh kalau Suami saya Anydi telah mencuri satu unit Hendpone, Andi tidak mengaku dan malah dianiaya serta pukuli oleh pereman itu, kemudian membawanya ke salah satu warung tuak yang berada di Simpang pintu masuk jalan tol yang berada di Jalan Medan Binjai KM 12,5.

Diwarung tuak itu, pemilik warung nasi ayam penyet berinyisian SA yang di dampingi seumlah pereman lainya telah menanti kedatangan penjemputan korban Andi, dan setibanya di lokasi warung tuak tersebut, Andi pun kembali dianiaya dengan cara bergantian hingga babak belur dan mulut mengeluarkan darah segar,”Katanya.

“Saya sudah bermohon dan bersejut kepada mereka supaya Suami Saya jangan dipukuli, namun permohonan Saya sebagai istri Andi sama sekali tidak digubris yang konon mereka bahkan semangkin beringas melakukan penganiayaan tanpa belas kasihan, dan upaya Saya membela suami tidak mendapat hasil.

Akirnya SA bersama rekan-rekan nya membawa Andi ke Mapolsek Sunggal dan dilaporkan sebagai pelaku pencurian satu unit Hendfone, dan hingga 4 hari ditahan, Kami keluarga Andi sama sekali tidak menerima surat penahanan dari penyidik Polsek Sunggal, dan pada hari selasa Tanggal 15 September 2020 ketika Saya berupaya membuat laporan pengaduan atas penculikan dan penganiayaan pada istri Saya, disitulah pihak Jupier Erixson Sibarani menyerakan surat penagkapan dan surat penahanan pada Saya.

Bahkan Saya tidak diperbolehkan Juper Erixson Sibarani untuk melhat Suami yang didalam sel tahanan, sedangkan kedua anak Saya sangat rindu untuk ketemu dengan Ayahnya, sangat kejam perlakuan pelaku penculik dan penganiayaan itu bersama Juper yang tidak mempebolehkan Kami melihat Suami saya di sel tahanan, Ungkap Marsya Br.Ginting.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi awak mediabSabtu tanggal 19 September 2020 saat berada di halaman Mapolsek Sunggal membenarkan pihaknya telah menahan Andi atas dasar laporan pengaduan Warga dengan tuduhan pencurian.

“Benar saat ini Andi ditahan atas laporan pengaduan warga atas tuduhan pencurian, namun Andi bukan kita tangkap, melainkan warga yang menyerahkan nya ke Mapolsek Sunggal, dan kini masih dalam pemeriksaan, Kata Iptu Budiman Simanjuntak singkat.

Pantauan awak media sejak Senin malam 21 September 2020 dan Selasa pagi terlihat Marsya Br.Ginting yanyg didampingi kuasa Hukum nya mendatangi Mapolsek Sunggal untuk menelusuri permasalahan kasus perkara sekaligus melaporkan kasus penculikan dan penganiayaan yang menimpa Andi, namun hingga kini belum ada respon dari penyidik Mapolsek Sunggal.

Dalam perkara ini, Marsya Br.Ginting selaku istri korban bermohon dan meminta perlindungan hukum kepada Ketua DPD Sumut PBB (Pemuda Batak Bersatu) Martin Siahaan, Martin Siahaan selaku Ketua DPD SUMUT PEMUDABATAKBERSATU Turut Prihatin mendengar kabar tersebut dari salah satu anggota PBB, Martin Siahaan pun Langsung mengambil tidakan untuk memberikan Payung Perlindungan HUKUM/LBH DPD SUMUT kepada Keluarga MASYA ROHANA Br.GINTING untuk dibantu didalam menengakan Keadilan dan Enam Pengacara LBH siap untuk turun
Selaku Kuasa Hukum yang turut ikut Membantu dan meringankan langkah nya :
- JUN STAR RITONGA, SH.MH
- GANDA MARUHUM, SH
- THOMSON HUTAHAEAN, SH
- HERBET SIDAURUK, SH
- RIKI HORAS PURBA, SH
- JUARA AMIN TUA HASIBUAN, SH

Masya Rohana Be.Giting juga sangat Bermohon kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si agar laporan pengaduan nya segera dapat diterima atas kasus penculikan dan penganiayaan oleh sekelompok pereman dari rumah kediaman nya dan melepas Andi yang keras dugaan pengaduan pelapor direkayasa di Mapolsek Sunggal.

Nasional

Politik

Daerah